Apakah Pria Bisa Mengalami Keputihan?

Apakah Pria Bisa Mengalami Keputihan?

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi Obat Herbal Keputihan agen resmi penjual obat herbal alami yang terpercaya dan terbaik di Indonesia. Nah dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai Apakah Pria Bisa Mengalami Keputihan?, maka dari itu bagi yang penasaran mari simak artikel ini sampai selesai.

Apakah Pria Bisa Mengalami Keputihan?

Keputihan adalah masalah utama yang biasanya menyerang organ genital wanita. Namun, apakah Anda tahu bahwa kaum pria juga bisa mengalami keputihan?

Keputihan umumnya disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Jamur ini terdapat di hampir seluruh tubuh manusia. Keputihan pada pria terjadi di daerah selangkangan, dan dapat menyebabkan rasa nyeri, gatal, serta kemerahan pada kepala penis, skrotum dan kulit selubungnya. Munculnya bintik-bintik putih pada penis, dan sensasi terbakar ketika berhubungan intim dan ruam yang berlangsung singkat.

Menurut James M. Steckelberg, ahli penyakit dalam, keputihan bisa menimpa siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Kaum pria pun bisa terkena infeksi jamur jika melakukan seks tanpa perlindungan dengan pasangan yang mengalami penyakit keputihan.

Apa Penyebab Pria Mengalami Penyakit Ini?

C Albicans adalah salah satu jenis jamur yang akan berkembang pesat di bagian kulit yang hangat, berkeringat dan teriritasi. Pria yang tidak disunat memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena Candida. Namun, jamur ini dapat berkembang biak karena beberapa sebab, diantaranya adalah:

  • Tertular dari Istri yang Keputihan

Seorang istri yang mengalami keputihan bisa menularkan penyakit ini pada suaminya melalui hubungan seksual. Saat suami istri melakukan hubungan seksual jamur atau bakteri yang terdapat pada organ intim masing-masing bisa saling bertukar. Jika istri memiliki riwayat penyakit keputihan, maka bisa saja jamur C. Albicans ini juga akan berkembang pada organ intim suaminya.

  • Tidak Menjaga Kebersihan Organ Intim

Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa C. Albicans suka berkembang biak pada tempat-tempat yang lembab, hangat dan berkeringat.

Baik pria maupun wanita seringkali lupa merawat kebersihan organ intim mereka. Misalnya setelah buang air kecil hanya dibersihkan dengan air saja tanpa dikeringkan dengan tisu atau kain. Kondisi organ intim yang basah dan lembab inilah yang akan memicu jamur C. Albicans dapat berkembang dengan pesat.

Kebiasaan memakai celana jeans ketat juga bisa menimbulkan penyakit jenis ini. Tidak adanya ruang udara yang luas mengakibatkan jamur ini berkembang dengan baik.

  • Membersihkan Organ Intim dengan Cara yang Salah

Kadangkala pria atau wanita sering membersihkan organ intimnya dengan menggunakan sabun wangi untuk tubuh. Ini adalah cara yang salah. Kandungan bahan-bahan kimia yang terdapat dalam sabun wangi justru akan membunuh bakteri baik yang berkembang pada organ intim dan membiarkan bakteri jahat berkembang di dalamnya.

  • Pencegahan dan Pengobatan

Cara terbaik untuk mencegah segala bentuk C. albicans adalah memastikan tubuh berada dalam kesehatan yang sangat baik dengan sistem kekebalan tubuh berfungsi baik . Hindari stres yang tidak semestinya , termasuk paparan populasi eksternal C. albicans , dan memastikan nutrisi yang cukup , istirahat, dan olahraga diperlukan untuk mempertahankan berfungsinya mekanisme kontrol internal tubuh.

Anda juga bisa mengkonsumsi obat herbal Ladyfem untuk menyembuhkan penyakit keputihan Anda. Ladyfem baik dikonsumsi oleh siapa saja, tanpa efek samping. Kandungan herbal yang terbukti 100% alami mampu mengatasi segala macam penyakit kewanitaan terutama keputihan. Untuk lebih jelasnya silahkan KLIK >> Obat Herbal Keputihan

Mungkin itulah artikel yang bisa kami sampaikan tentang Apakah Pria Bisa Mengalami Keputihan?, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna untuk anda semua. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Terlalu Sering Bersihkan Vagina Sebabkan Keputihan Patologis

Hati – Hati Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis

Jenis Tumor Otak Yang Berbahaya Pada Anak

Cara Mengobati Kista Ovarium

Post by : Obat Keputihan

Hati – Hati Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis

Hati – Hati Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi Obat Herbal Keputihan agen penjual online obat herbal yang terpercaya dan terbaik. Disini anda akan mendapatkan berbagai informasi mengenai kesehatan pada wanita dan pada kesempatan kali ini kami disini akan berbagi informasi tentang “Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis”, nah biar semakin jelas dan lengkap mari kita simak artikel ini sampai selesai.

Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis

Keputihan merupakan kondisi medis yang normal jika tidak berbau tajam, berwarna jernih, dan tidak menyebabkan nyeri.  Namun jika keputihan Anda berwarna hijau, bisa jadi ini adalah pertanda penyakit menular seksual.

Keputihan yang menjadi berwarna hijau adalah salah satu gejala penyakit menular seksual yang disebut trikomoniasis. Trikomoniasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Trikomonas vaginalis. Penyakit ini dapat tertular dari penis ke vagina atau dari vagina ke vagina, namun umumnya tidak menginfeksi anus atau mulut.

Anda patut curiga mengidap trikomoniasis bila terdapat keputihan berwarna hijau atau hijau kekuningan disertai dengan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Keputihan menjadi berbusa.
  • Berbau amis yang menyengat.
  • Iritasi dan gatal pada organ kewanitaan.
  • Nyeri saat buang air kecil dan berhubungan seksual.

Gejala ini umumnya akan muncul pada hari kelima hingga ke-28 setelah terinfeksi. Walau demikian, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi parasit ini sehingga tidak melakukan perawatan apa pun. Penelitian menemukan bahwa dari total kasus trikomoniasis, hanya 30 persen yang merasakan suatu gejala. Namun nyatanya meski tanpa gejala, pengidap dapat tetap menyebarkan infeksi tersebut.

Untuk mendiagnosis keputihan berwarna hijau ini, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan panggul atau pemeriksaan sampel cairan vagina untuk mendeteksi parasit. Kondisi ini dapat ditangani dengan konsumsi antibiotik yang diresepkan dokter.

Risiko Komplikasi

Keputihan berwarna hijau harus segera diperiksakan, terutama jika pengidapnya sedang hamil. Jika memang kondisi ini adalah gejala trikomoniasis, maka bayi Anda berisiko lahir prematur dan memiliki berat badan rendah. Kalau tidak segera ditangani, trikomoniasis dapat menyebabkan perubahan pada jaringan leher rahim, biasanya terdeteksi saat pap smear.

Seperti penyakit menular seksual lainnya, penggunaan kondom saat berhubungan seksual penting untuk mencegah penyebaran infeksi. Namun, kondom tidak sepenuhnya dapat mencegah penularan karena parasit  tetap dapat tersebar ke area sekitar. Oleh karenanya, penting untuk membicarakan riwayat penyakit menular seksual kepada pasangan sebelum melakukan hubungan seksual.

Berikut langkah-langkah pencegahan yang juga dapat dilakukan.

  • Buang air kecil secara teratur.
  • Hindari mengenakan celana ketat, terutama yang berbahan nilon.
  • Konsumsi cukup air mineral untuk mengeluarkan racun dan bakteri keluar dari tubuh.
  • Kenakan celana dalam dari bahan katun yang dapat mengurangi kelembapan dan mencegah tumbuhnya bakteri.
  • Basuh kemaluan dari depan ke belakang setelah buang air kecil untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina.
  • Konsumsi karbohidrat kompleks dan biji-bijian utuh untuk mencegah terbentuknya lingkungan yang mendukung bakteri untuk berkembang.
  • Hindari penggunaan pembalut, tisu, dan sabun beraroma kuat untuk merawat kebersihan vagina.
  • Hindari menggunakan penyemprot atau pewangi vagina karena justru berisiko menutup sistem sirkulasi menuju vagina sehingga memicu komplikasi serius.

Meski dapat disembuhkan, namun pengidapnya dapat terinfeksi kembali jika berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi parasit yang sama. Jika Anda atau pasangan menderita trikomoniasis, satu-satunya cara agar tidak terjadi penularan adalah berhenti berhubungan seksual sementara waktu hingga sembuh. Pemakaian kondom akan menurunkan resiko tertular.

Itulah penjelasan lengkap mengenai bahaya keputihan jika disertai dengan gejala lain, maka dari itu kami menyarankan kepada anda untuk dapat memelihara kesehatan miss v anda dengan melakukan perawatan dari dalam dengan menggunakan obat herbal alami yang super ampuh manjur dan mujarab dalam mengatasi masalah keputihan tersebut yaitu ladyfem. Ladyfem merupakan suplemen kapsul herbal alami yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan ternama Boyke Dian Nugraha dan khusus untuk mengatasi masalah kewanitaan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >>  Cara Mencegah Keputihan

Mungkin itulah artikel untuk kali ini tentang “Keputihan Berwarna Hijau Gejala Trikomoniasis” yang dapat kami sampaikan, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna untuk anda semua. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan

Kenali Kebiasaan Yang Dapat Merusak Sperma

Cara Mengobati Kanker Darah Leukimia

Cara Mengobati Miom Dengan Cepat

Post by : Obat Keputihan

 

Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan

Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi Obat Herbal Keputihan agen penjual online obat herbal yang terpercaya dan terbaik. Dalam kesempatan kali ini kami disini akan berbagi informasi tentang “Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan”, nah biar semakin jelas dan lengkap mari kita simak artikel ini sampai selesai.

Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan

Keputihan sering jadi pembicaraan yang menakutkan bagi sebagian besar wanita. Selain bikin tak nyaman, keputihan juga menimbulkan rasa was-was tersendiri. Tapi asalkan kita bisa mengatur gaya hidup dan pola makan, maka keputihan pun sebenarnya bisa dicegah.

Selama ini mungkin kita sering mendengar berbagai simpang siur tentang makanan penyebab keputihan. Selama ini mungkin kita sering mendengar berbagai simpang siur tentang makanan penyebab keputihan. Secara umum, dilansir dari livestrong.com, makanan yang sebaiknya dihindari agar tak mengalami keputihan antara lain makanan yang mengandung lemak jenuh, makanan cepat saji, makanan olahan, pasta, roti, dan makanan kaya karbohidrat.

Berikut adalah beberapa makanan penyebab timbulnya keputiahan, yaitu :

Makanan Kalengan

Hindari mengkonsumsi makanan kalengan berlebihan. Bagi mereka yang mengalami masalah alergi, bisa jadi mudah keputihan bila mengkonsumsi makanan kemasan seperti ini. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan alami dan segar untuk menghindari risiko keputihan.

Buah Mentimun

Banyak mengkonsumsi mentimun memang bisa menyebabkan keputihan. Oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi dalam jumlah yang proporsional. Makanan seperti acar memang menyegarkan namun kandungan gula, timun dan nanas di dalamnya juga bisa menimbulkan keputihan bila dikonsumsi terlalu banyak.

Makanan dengan Kandungan Gula Tinggi

Makanan yang manis memang enak dan sah-sah saja mengkonsumsinya. Namun terlalu banyak asupan gula dalam tubuh bisa menyebabkan bakteri di Miss V berkembang dengan pesat sehingga menimbulkan gatal dan bau tak sedap.

Aneka Gorengan dan Makanan Berbumbu Pedas

Terlalu banyak gorengan bisa menyebabkan keputihan. Kenapa? Pasalnya tepung yang digunakan mengandung karbohidrat yang meningkatkan gula dalam tubuh. Apalagi jika dipadukan dengan bumbu yang tajam dan pedas, maka dampaknya bisa makin kurang baik untuk tubuh. Netralkan dengan banyak minum air putih dan melakukan olahraga secara rutin.

Buah Nanas

Buah ini memang cukup dihindari terutama bagi wanita hamil. Meski rasanya manis dan segar namun bisa sedikit tajam bagi lidah beberapa orang. Di sisi lain, nanas memiliki kecenderungan untuk meningkatkan produksi lendir pada Miss V Anda. Sehingga menimbulkan rasa ‘becek’ dan kurang nyaman.

Jadi apakah sebaiknya Anda tidak  mengkonsumsinya?? Boleh saja asal tidak berlebihan. Selain itu imbangi juga dengan minum cukup air putih setiap hari dan olahraga rutin setiap minggunya. Semoga Anda selalu sehat…

Nah dengan menghindari dan tidak memakan makanan seperti diatas anda juga dapat memelihara kesehatan miss v anda dengan melakukan perawatan dari dalam dengan menggunakan obat herbal alami yang super ampuh manjur dan mujarab dalam mengatasi masalah keputihan tersebut yaitu ladyfem. Ladyfem merupakan suplemen kapsul herbal alami yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan ternama Boyke Dian Nugraha dan khusus untuk mengatasi masalah kewanitaan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >>  Cara Mencegah Keputihan

Mungkin itulah artikel untuk kali ini tentang “Ternyata Makanan Kalengan Bisa Bikin Keputihan” yang dapat kami sampaikan, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna untuk anda semua. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga:

Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan

Obat Herbal Sinusitis

Obat Penyubur Kandungan

Post by : Obat Keputihan

Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi obat herbal keputihan agen obat herbal alami yang terbaik dan terpercaya. Disini anda akan mendapatkan berbagai informasi mengenai keputihan dan dalam kesempatan kali ini kami disini akan berbagi informasi mengenai “Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning”, nah bagi anda yang mempunyai masalah keputihan mari simak artikel ini sampai selesai.

Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning

Keputihan yang berubah warna menjadi kuning pekat menuju hijau dan berbau menyengat bisa jadi salah satu gejala adanya infeksi pada vagina.

Biasanya Anda menemukan cairan berwarna putih pada celana dalam Anda. Hal tersebut normal saja terjadi pada wanita. Tapi, kok, kini cairan itu berwarna kuning? Anda perlu mewaspadai jika keputihan Anda mulai berubah warna. Sebenarnya, apa yang menyebabkan perubahan warna tersebut? Apakah hal tersebut berarti berbahaya bagi kesehatan?

Temukan penyebab keputihan berwarna kuning dari pemaparan berikut ini.

Seperti yang dilansir oleh Everydayhealth.com, keputihan adalah hal yang sangat wajar terjadi pada wanita. Keputihan ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar di dalam rahim dan dinding rahim. Keputihan sering terjadi jika perempuan sudah mendekati masa menstruasi. Biasanya, keputihan yang sehat berwarna bening atau putih. Selain itu, keputihan seharusnya tidak berbau.

Menurut Huffingtonpost.co.uk, ketika keputihan bertemu dengan udara, keputihan tersebut bisa berubah warna menjadi kuning. Jadi, Anda jangan panik terlebih dahulu ketika menemui hal tersebut. Namun, keputihan yang berubah warna menjadi kuning pekat menuju hijau dan berbau menyengat bisa jadi salah satu gejala adanya infeksi pada vagina.

Penyebab keputihan berwarna kuning yaitu adanya infeksi vagina dan diikuti dengan jumlah yang banyak, rasa gatal pada bagian luar vagina, rasa sakit di pinggul atau perut, dan pendarahan tiba-tiba dari vagina.

Hingga saat ini, infeksi tersebut terjadi karena adanya ketidakseimbangan bakteri baik pada vagina. Hal tersebut dikarenakan kebiasaan untuk mencuci bagian dalam vagina, termasuk beberapa jenis sabun, sabun untuk berendam, antiobiotik, diabetes, kehamilan, atau infeksi yang tertular secara seksual. Terdapat beberapa penyakit yang menjadi penyebab keputihan berwarna kuning:

  • Vaginosis Bakterialis. Kondisi vagina selama ini dijaga oleh bakteri ‘baik’ yang menghentikan bakteri ‘jahat’ untuk berkembang. Sedangkan, pada kondisi ini, bakteri baik tersebut jumlahnya sedikit sehingga bakteri jahat berkembang. Vaginosis bakterialis bisa disembuhkan dengan obat minum. Jika ingin mencegah, Anda bisa menggunakan kondom ketika berhubungan seksual.
  • Klamidia/Gonorea. Salah satu penyakit penyebab keputihan berwarna kuning ini merupakan penyakit menular seksual. Jadi, kemungkinan besar penyakit ini didapat dari penularan pasangan seksual. Biasanya gejalanya tidak diketahui sampai keputihan berubah warna menjadi warna kehijauan atau kekuningan.
  • Trikomoniasis. Penyakit kelamin ini disebabkan oleh mikroorganisme bernama Trichomonas vaginalisini juga merupakan salah satu penyakit penyebab keputihan berwarna kuning. Selain keputihan yang berwarna penderita biasanya merasakan peradangan dan gatal di sekitar vagina, merasa sakit ketika buang air seni, dan sakit ketika berhubungan seksual. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik yang sudah diresepkan.

Jika Anda mengalami beberapa hal yang mengindikasi adanya infeksi tersebut, Anda bisa segera menghubungi dokter untuk tindakan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menanyakan keluhan dan gejala yang Anda rasakan, serta keaktifan seksual Anda, seperti frekuensi berhubungan seksual dan penggunaan alat kontrasepsi.

Dokter akan mengambil sampel keputihan dari vagina Anda dengan alat khusus untuk diperiksa. Terkadang, pengambilan darah untuk pemeriksaan penyakit menular seksual juga diperlukan.

Ada beberapa cara bagi Anda untuk menghindari adanya infeksi penyebab keputihan berawarna kuning tersebut, dengan cara:

  • Jangan berganti-ganti pasangan seksual
  • Gunakan celana dalam berbahan katun agar bisa “bernapas”
  • Hindari penggunaan celana dalam ketat pada saat tidur atau jangka panjang
  • Jika ada indikasi iritasi yang disebabkan oleh sabun atau deterjen, segera ganti
  • Mengeringkan kemaluan setelah buang air dengan membersihkan dari bagian depan ke belakang untuk menghindar bakteri yang berpindah ke area vagina
  • Hindari penggunaan semprotan untuk bagian kelamin, kertas tisu yang berparfum atau berwarna, serta tampon. Sumber Go Dok

Itulah penjelasan penyebab keputihan kuning yang harus anda ketahui, semoga apa yang telah kami sampai kan bermanfaat untuk anda.

Nah bagi anda para wanita yang mempunyai masalah keputihan seperti diatas jangan khawatir karena kami disini akan berbagi informasi mengenai cara pengobatan alami untuk mengatasi masalah keputihan tersebut yaitu dengan mengkonsumsi ladyfem suplemen kapsul herbal yang direkomendasikan khusus untuk mengatasi masalah kewanitaan. Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan Klik >> Cara Mengatasi Keputihan

Mungkin itulah artikel tentang Ketahui Penyebab Keputihan Berwarna Kuning yang kami sampaikan untuk saat ini, semoga bermanfaat. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan

Manfaat Teh Hitam Untuk Mengobati Kanker

Ternyata Bahan Makanan Ini Mujarab Memperlancar Haid

Cara Mengobati Kista

Post by : Obat Keputihan

Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan

Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi obat keputihan paling ampuh agen obat herbal alami yang terpercaya dan terbaik. Nah dalam kesempatan kali ini kami disini akan berbagi informasi mengenai Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan, nah untuk mengetahui lebih lanjut informasi tersebut mari simak artikel ini sampai selesai. Selamat membaca 🙂

Perubahan suasana hati yang dialami oleh ibu hamil akan memicu terjadinya keputihan. Seperti apa tanda keputihan di awal kehamilan, bahayakah untuk kesehatan ?

Perubahan yang dialami oleh ibu hamil baik secara fisik maupun hormonal akan memicu terjadinya perubahan.Salah satunya terjadi perubahan wujud hormonal yaitu aliran darah pada area kewanitaan yang semakin deras sehingga berakibat cairan vagina meningkat .

Meskipun keputihan sangat lazim dialami oleh ibu hamil yang dikenal dengan istilah leucorrhea, keputihan ini bukan merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai selama kehamilan. Ibu hamil ketika memasuki masa persalinan dan menjelang proses melahirkan akan mengalami kondisi ini .

Keputihan yang dialami oleh wanita di awal kehamilan disebabkan karena kelembapan vagina yang semakin meningkat.Kondisi ini karena adanya perubahan hormon estrogen yang terjadi di awal kehamilan dan di trimester akhir menjelang persalinan.

Kali ini kami akan memberitahu perbedaan keputihan sebagai tanda awal kehamilan atau sebagai gangguan kesehatan yang dialami wanita diawal kehamilan .

Berikut perbedaannya yang dapat anda amati ketika mengalami keputihan di awal kehamilan :

  • Berupa Cairan Putih dan Tidak Berbau

Ketika anda mengalami keputihan sebagai tanda-tanda kehamilan. Hal yang umum terjadi adalah perubahan hormonal yang dialami oleh tubuh. Keputihan berwarna putih dan tidak mengeluarkan bau, merupakan salah satu tanda keputihan yang wajar terjadi .

Keputihan yang terjadi juga tidak menyebabkan gatal atau iritasi.Kebanyakan wanita mengalami keputihan pada awal kehamilan dan meningkat pada usia kehamilan akhir. Keputihan ini berfungsi untuk menghindari area kewanitaan menjadi kering yang memicu sensasi kebakar dan gatal .

  • Berupa Cairan Putih Keabu-abuan

Hati-hati dengan keputihan ini, adanya sekresi hormon yang akan menyebabkan kelebihan bakteri di area kewanitaan. Kondisi ini akan menganggu keseimbangan normal bakteri yang menimbulkan infeksi yang dikenal dengan istilah vaginosis bakteri .

Keputihan ini ditandai dengan warna keabu-abuan dan keluar saat buang air kecil dan juga memicu gatal di area kewanitaan. Segera konsultasikan dengan dokter sehingga mendapatkan penanganan dan bakteri tidak masuk ke dalam saluran kelahiran dan rumah janin .

  • Cairan Putih Kekuningan

Selanjutnya adalah cairan putih kekuningan yang dialami adalah salah satu indikasi bahwa area kewanitaan telah ditumbuhi jamur. Terlebih ketika sedang hamil adanya produksi estrogen dan progesteron yang meningkat sehingga jamur semakin menetap.

Munculnya jamur yang semakin berkembang akan memunculkan cairan kekuningan , sedangkan bagi wanita yang mengalaminya rasa sakit dan pembengkakan pada area kewanitaan .

Untuk itu bagi anda yang merasakan kondisi ini semakin parah karena mengalami pembengkakan pada sekitar labia dan sensasi terbakar pada saat buang air kecil segera konsultasikan dengan dokter.

  • Cairan Keputihan Berbusa dan Berwarna

Terakhir adalah pada wanita hamil muda yang mengalami keputihan dengan ciri berbusa ,bau busuk , dan berwarna kuning kehijauan. Kondisi ini dipicu karena parasit Trichomonas vaginalis. Kondisi ini ditilarkan secara seksual. Segera konsultasikan dengan dokter sehingga tidak menganggu kenyamanan selama kehamilan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa keputihan dapat dikatakan sebagai tanda kehamilan yang sehat ketika anda mengalami keputihan yang bening, tidak berbau, tidak menimbulkan gatal , sensasi panas seperti terbakar di area kewanitaan. Bagi anda yang mengalami keputihan selain dari ciri-ciri tersebut sebaiknya diperiksakan/konsultasikan kepada dokter dikhawatirkan akan menganggu kesehatan anda selama kehamilan berlangsung.

Itulah informasi mengenai keputihan yang terjadi ketika awal kehamilan yang mungkin terjadi pada setiap kaum wanita. Nah jadi ketika anda masuk kedalam masa kehamilan dan terjadi pada anda jangan khawatir dan cemas jika keputihan tersebut masih dalam batas normal.

Mungkin itulah artikel untuk kali ini tentang Kenalilah Keputihan Tanda Awal Kehamilan yang bisa kami sampaikan untuk saat ini semoga bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengatasi masalah yang mungkin sedang anda alami saat ini.

Terimakasih Telah Berkenan Untuk Mengunjungi Website Kami, Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

6 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebab Keputihan

Benarkah Celana Dalam Dapat Mempengaruhi Keputihan?

Cara Mengobati Jantung Bocor

Obat Penyubur Kandungan

Post by : Obat Keputihan